Kegelapan Yang Paripurna

Kau adalah lautan
Yang dalamnya tak terperi
ujunganya tak terdeteksi

Kau adalah gelap malam
Hitam pekat penuh misteri
Apa yang ia telan akan hilang, tak diketahui
Meski begitu, malam adalah ketenangan dan puisi
Yang indah, panjang, dan tak tersentuh imajinasi

Kau adalah rahasia dan warna
Ketika aku stalk, Aku sendiri yang tak berdaya
Postinganmu itu-itu saja, tak dinamis, stagnan                                                                                                                        Namun semua menarik, memperdaya

Ketika kusuruh mata-mata,
Semuanya gelap, semuanya bisu
Tak ada informasi yang bisa diretas
Tak ada data yang bisa dicuri

Ketika kumelobi orang dalam
Ternyata kau sangat dalam
Diapun menyeah, tak berkutik, dan tenggelam

Ingin kuturun tangan, apa dayaku?
Bak milisi AS yang menyerbu Vietnam
Sia-sia, tak tau Medan, mati, tak dikenang, jadi pecundang.

Ciputat, 5 Maret 2019
01.38 WIB

Facebook Comments

Leave a Reply