Month: November 2015

Kerata Basa / Jarwa Basa

Bahasa Jawa, salah satu sumber yang banyak menyumbang kosa kata dalam Bahasa Indonesia  kadang tak sekedar manamai benda dengan sembarang nama. Kadang sebuah nama menyimpan kepanjangan yang merujuk kepada suatu kalimat yang menerangkan kata yang memiliki sebutan tersebut. Berikut beberapa contohnya : Kuping (Telinga) = Kaku Njepiping (Kaku dan Tergelar) Tandur = Nata karo mundur

Asal Mula Nama Cilongok

Pada zaman kerajaan Pajajaran, Cilongok merupakan perbatasan sebelah timur kerajaan yang berbasis di Pulau Jawa bagian barat inu. Karena rawan terjadinya pergolakan politik di wilayah perbatasan kerajaan, Raja Pajajaran mencari orang yang akan diangkatnya menjadi penjaga perbatasan kerajaannya tersebut, ia memberi syarat bahwa sang penjaga perbatasan haruslah orang yang tersakti di daerah tersebut. Berita ini

Anak Farmasi

Salafi : ehh kamu kan anak farmasi yah?, pinter dong ngeracik obat? ***** : ya lumayan bisa… Salafi : tapi kmu ngga cuma bisa ngracik obat ternyata ***** : maksdnya? Salafi : kmu juga ngracik snyum trnyata, coz snyummu pas bgt… gx kmanisan gx kpahitan. ***** :(pipi memerah) Salafi : terus satu lagi, kalo di

Pemain Badminton

(Lagi nonton Indonesia Open) Salafi : pertandingannya seru yah *** ***** : ya, seru banget. Salafi : eh ngomong2 badminton, bapak kamu dulu mantan atlet badminton yah? ***** : ngga kok, bapak aku sejak dulu guru. Salafi : masa sih? kok anaknya pinter banget nye-mes hati ku… ***** : (nelen shuttle kock)  

Secuil Kisah 10 November 1945

Bersimbah peluh, air mata bahkan darah Menatap murka Union Jack yang tak tau malu menyeret kaki kiri yang tertembus pelor sang durjana Mulut merapal takbir, serta satu kata : Merdeka, merdeka dan merdeka!!! Mata berpelipis sobek awas mengintai musik tangan bersimbah darah, masih sigap menarik pelatuk senapan Merah-Putih usang terikat kuat di kepala saksi bisu