Month: September 2015

Biography of Hadrotussyaikh Hasyim Asy’ari

بسم الله الرحمن الرحيم K.H Muhammad Hasyim Asy’ari was born in Jombang, East Java on 10th of April 1875 and passed away on 25th of July 1947 beacause of hypertension after hearing news that Dutch troops was winning a battle in Malang. His mother,Nyai Halimah is still Jaka Tingkir descant, a famous Pajang Kingdom’s king. His

Cemburu Ilegal

Siapa aku? Mencintai tak memandang diri Jiwa kerdil tak bertaji Rendah diri bergelut dengan ironi   Siapa aku? Tak suka melihatmu dengannya Padahal mungkin kalian saling suka   Aku mencintai Bulan Yang tak tergapai walau ku tunggangi awan, atau ku sewa pegasus sewaan   Aku keliru merindu fatamorgana berlari mendekatinya, tapi akhirnya ia lari entah

Jersey “Syar’i” Timnas Sepakbola Iran

       بسم الله الرحمن الرحيم Sobat pasti pernah denger Timnas Sepak Bola wanita kan? Terbayangkan dong yah sosok – sosok cantik yang lihai bermain si kulit bundar? Tapi mungkin ini bisa menjadi hal yang tabu di kalangan para Ulama, anggapan tersebut dijawab oleh Tim Nasional Sepakbola wanita Iran yang menggunakan Jersey yang menutup

2 Presiden Indonesia “Yang Terlupakan”

بسم الله الرحمن الرحيم Mungkin selama ini yang kita ketahui presiden RI  Cuma tau presiden itu ada 7, yaitu : sang “Founding Father” Ir. Soekarno, Bapak pembangunan Soeharto, Sang pembuat pesawat Bapak B.J Habibie, Tokoh Pluralisme K.H Abdurrohman Wahid (Gus Dur), Putri Sang Proklamator Megawati Soekarno Putri, presiden Indonesia dengan Bahasa Inggris yang lumayanSBY dan

Semunya Nasib Ini

Hari-hari berlalu dengan bayangan senyum itu Alangkah manis bayangan semu Inginku mengulang masa biru, saat setiap hari kita bersama   Maha indah anugerah berupa cinta Alangkah indah jiwa yang menyikapinya dengan nurani Tidaklah engkau merasa hal yang sama? Upaya apa yang sanggup aku lakukan Siasat apa yang taktis untuk melukis Sisa-sisa harapan yang mengkristal dilangit

Naskah Drama “Legenda Baturaden”

بسم الله الرحمن الرحيم Alkissah pada zaman dahulu kala hidup seorang pemuda tampan bernama Suta. Untuk menghidupi dirinya, Suta bekerja sebagai seorang kacung di Kadipaten Kutaliman, Banyumas,. Tugasnya adalah merawat sekaligus membersihkan kandang kuda milik Adipati Kutaliman. Oleh karena dia adalah seorang baik dan jujur, maka selama bekerja tidak pernah mendapatkan masalah yang berarti. Bagaimana